Thursday, September 12, 2013

Google Dekstop mesin pintar pencari isi laptop anda

Pernahkah sobat laptop menggunakan google dekstop? bagi yang belum silahkan mencobanya, dijamin anda akan menyesal karena belum pernah menggunakannya selama ini.

Google desktop di launcing pada tahun 2004 untuk mencari file, email, gambar, video, kalimat, kata atau apapun yang ingin dicari di Komputer atau laptop  sobat. Apabila sudah di instal akan muncul icon pada tool bar seperti di bawah seperti ini :


Untuk mengaksesnya dapat menggunakan dua cara, yang pertama dengan klik pada icon, yang kedua dengan menekan tombol "ctrl" sebanyak 2 kali. Dan pada pop up yang muncul, sobat tinggal mengetikkan apa saja yang ingin anda cari, pilihan yang dicari juga ada dua, yang pertama pencarian pada web yang kedua pencarian pada desktop. saya lebih puas mencari sesuatu pada komputer desktop / laptop menggunakan aplikasi ini,  kecepatan mencarinya lebih cepat dari fasilitas "find" pada windows sobat. Misalnya saja sobat ingin mengetahui seberapa banyak nama sobat terdapat pada laptop sobat, atau sobat pernah menyimpan suatu ketikan, sobat lupa nama filenya, dengan aplikasi ini sobat hanya perlu mengingat beberapa kata kunci  yang terdapat pada tulisan itu, lalu dituliskan pada kotak pencarian, hasilnya ........... hanya beberapa detik sudah didapat beberapa file yang mengandung kata kunci yang diberikan.
Berikut tampilan hasil pencarian dengan Google Dekstop


Sewaktu dikembangkan goole desktop hanya mendukung windows 32 bit, Saat ini Google dekstop sudah mendukung windows 64 bit. Untuk mendownload Google Desktop tidak disediakan lagi oleh google, tetapi bisa disini

Demikian  pembahasan saya mengenai Google Dekstop mesin pintar pencari isi laptop anda

Tuesday, September 10, 2013

Cara konversi koordinat dari Desimal ke Degree minute Second

Langsung aja bagi anda yang membutuhkan cara konversi koordinat dapat menyimaknya disini.
Koordinat di GPS Umumnya Degree minute Second (DMS)
Koordinat di Google Map menggunakan Desimal, seperti gambar berikut




Koordinat DMS seperti ini : 30 34’ 30’’ N   dan   980 43’ 49’’ E       (N=North , E= East)
Dibaca  : 3 Derajat 34 Menit 30 detik Lintang Utara  dan 98 Derajat 43 Menit  49 Detik Bujur Timur

Koordinat Desimal seperti ini : 3.575061,98.73044
Format Koordinat Desimal adalah X,Y
X adalah Garis Lintang / Latitude yang bernilai positif bila Lintang Utara, bernilai negatif bila Lintang selatan
Y adalah Garis Bujur / Longitude yang bernilai positif bila Bujur Timur, bernilai negatif bila bujur barat

Untuk konversi DMS keDecimal, sebagai berikut :

Misalkan Koordinat Rumah Saya : 30 34’ 30’’ N   dan   980 43’ 49’’ E

Sunday, September 8, 2013

Info GPS Tracker


Setelah menulis tentang Mengenal GPS sekarang tulisan saya sambung dengan membahas GPS Tracker.

GPS Tracker atau sering disebut dengan GPS Tracking adalah teknologi AVL (Automated Vehicle Locater) yang memungkinkan pengguna untuk melacak posisi kendaraan, armada ataupun mobil dalam keadaan Real-Time. GPS Tracking memanfaatkan kombinasi teknologi GSM dan GPS untuk menentukan koordinat sebuah obyek, lalu menerjemahkannya dalam bentuk peta digital.
Peta Digital adalah peta yang disimpan dalam perangkat penyimpanan digital  seperti Kartu memori, Flashdisk, Memeori internal, CD, DVD. Contoh Peta Digital adalah google Map, peta pada GPS pada mobil.


Cara Kerja GPS
Sistem ini menggunakan sejumlah satelit yang berada di orbit bumi, yang memancarkan sinyalnya ke bumi dan ditangkap oleh sebuah alat penerima. Ada tiga bagian penting dari sistim ini, yaitu bagian kontrol, bagian angkasa, dan bagian pengguna. 
Gambar Bagian/Segmen Sistem GPS

1. Bagian kontrol


Seperti namanya, bagian ini untuk mengontrol. Setiap satelit dapat berada sedikit diluar orbit, sehingga bagian ini melacak orbit satelit, lokasi, ketinggian, dan kecepatan. Sinyal-sinyal dari satelit diterima oleh bagian kontrol, dikoreksi, dan dikirimkan kembali ke satelit. Koreksi data lokasi yang tepat dari satelit ini disebut dengan data ephemeris, yang nantinya akan di kirimkan kepada alat navigasi kita.

2. Bagian angkasa

Bagian ini terdiri dari kumpulan satelit-satelit yang berada di orbit bumi, sekitar 12.000 mil diatas permukaan bumi. Kumpulan satelit-satelit ini diatur sedemikian rupa sehingga alat navigasi setiap saat dapat menerima paling sedikit sinyal dari empat buah satelit. Sinyal satelit ini dapat melewati awan, kaca, atau plastik, tetapi tidak dapat melewati gedung atau gunung. Satelit mempunyai jam atom, dan juga akan memancarkan informasi ‘waktu/jam’ ini. Data ini dipancarkan dengan kode ‘pseudo-random’. Masing-masing satelit memiliki kodenya sendiri-sendiri. Nomor kode ini biasanya akan ditampilkan di alat navigasi, maka kita bisa melakukan identifikasi sinyal satelit yang sedang diterima alat tersebut. Data ini berguna bagi alat navigasi untuk mengukur jarak antara alat navigasi dengan satelit, yang akan digunakan untuk mengukur koordinat lokasi. Kekuatan sinyal satelit juga akan membantu alat dalam penghitungan. Kekuatan sinyal ini lebih dipengaruhi oleh lokasi satelit, sebuah alat akan menerima sinyal lebih kuat dari satelit yang berada tepat diatasnya (bayangkan lokasi satelit seperti posisi matahari ketika jam 12 siang) dibandingkan dengan satelit yang berada di garis cakrawala (bayangkan lokasi satelit seperti posisi matahari terbenam/terbit).
Ada dua jenis gelombang yang saat ini dipakai untuk alat navigasi berbasis satelit pada umumnya, yang pertama lebih dikenal dengan sebutan L1 pada 1575.42 MHz. Sinyal L1 ini yang akan diterima oleh alat navigasi. Satelit juga mengeluarkan gelombang L2 pada frekuensi 1227.6 Mhz. Gelombang L2 ini digunakan untuk tujuan militer dan bukan untuk umum.

3. Bagian Pengguna
Bagian ini terdiri dari alat navigasi yang digunakan. Satelit akan memancarkan data almanak dan ephemeris yang akan diterima oleh alat navigasi secara teratur. Data almanak berisikan perkiraan lokasi (approximate location) satelit yang dipancarkan terus menerus oleh satelit. Data ephemeris dipancarkan oleh satelit, dan valid untuk sekitar 4-6 jam. Untuk menunjukkan koordinat sebuah titik (dua dimensi), alat navigasi memerlukan paling sedikit sinyal dari 3 buah satelit. Untuk menunjukkan data ketinggian sebuah titik (tiga dimensi), diperlukan tambahan sinyal dari 1 buah satelit lagi.
Dari sinyal-sinyal yang dipancarkan oleh kumpulan satelit tersebut, alat navigasi akan melakukan perhitungan-perhitungan, dan hasil akhirnya adalah koordinat posisi alat tersebut. Makin banyak jumlah sinyal satelit yang diterima oleh sebuah alat, akan membuat alat tersebut menghitung koordinat posisinya dengan lebih tepat.

Penggunaan di Indonesia sendiri belum secanggih di negara maju yang dapat digunakan untuk mencari posisi dan lokasi kendaraan dengan teknologi GPS Tracker. GPS Tracker adalah teknologi AVL ( Automated Vehicle Locater ) yang memungkinkan pengguna untuk melacak posisi kendaraan, armada ataupun mobil dalam keadaan Real - Time.

GPS Tracking memanfaatkan kombinasi teknologi GSM dan GPS untuk menentukan koordinat sebuah obyek, lalu menerjemahkannya dalam bentuk peta digital.

Saturday, September 7, 2013

Berita Kuisioner Alat kelamin kok makin heboh aja

Gambar diatas adalah penampakan kuisioner alat kelamin yang dihebohkan banyak pihak, ntah apa motif hebohnya, apakah anda juga termasuk yang heboh ?

Kalo saya sih tidak ambil pusing, tidak ada unsur pornografi, biasa - biasa aja.

Saran saya sih, para pihak yang mau membuat sesuatu yang baru seperti ini ya sosialisasikan dulu, biar gak banyak penafsiran. maklumlah orang indonesia sekarang sudah pintar - pintar maju semua, gak zaman nya manut -  manut. serba kritis, padahal kritisnya belum tentu tapat sasaran.




GPS Tracker untuk melacak posisi kendaraan dalam keadaan Real - Time


GPS Tracker menggunakan teknologi AVL ( Automated Vehicle Locater ) yang memungkinkan pengguna GPS untuk melacak posisi kendaraan, armada ataupun mobil dalam keadaan Real - Time. Secara awamnya dapat saya jelaskan pada sobat blogger sebagai berikut :
  1. Pada kendaraan yang dilacak tersebut diletakkan perangkat GPS yang selalu memberikan sinyal posisi koordinatnya kepada satelit GPS.
  2. Satelit GPS memberikan data ke Server  pengolah data. 
  3. Server pengolah data menerjemahkan posisi kendaraan pada peta digital
  4. Peta digital bisa diakses menggukan Internet pada laptop sobat, atau pada Ponsel menggunakan jaringan GSM
Cara Kerja GPS Pelacak
Fungsi melacak ini tentu banyak manfaatnya bagi sobat, bisa memonitoring Mobil sobat dibawa kemana oleh yang minjam, atau mau tahu anak/suami/istri sobat nongkrong dimana, bisa juga untuk nakut-nakutin supir sobat bila merentalkan mobil.