Saturday, November 2, 2013

Membuat Roket Air Sederhana

Untuk menghasilkan roket sederhana yang penting kita perhatikan adalah kesetimbangan roket. Yang dimaksud dengan kesetimbangan roket disini adalah posisi titik pusat massa roket dan posisi titik pusat tekanan roket.

Sebelum menimbang kesetimbangan roket, kita perlu membuat badan roket. Proses pembuatan badan roket antara lain :

  1. Siapkan 2 buah botol bekas minuman bersoda berukuran 1,5 liter. Hilangkan label pada botol tersebut
  2. Ambil salah satu botol dan potong bagian belakangnya.
  3. Beri plastisin pada bagian ujung botol yang telah dipotong, tekan hingga melekat pada ujung botol. Usahakan permukaan plastisin rata. Ini berfungsi sebagai pemberat roket.
  4. Atur titik kesetimbangan roket bagian kepala dengan bagian ekor. Titik setimbang roket berada agak ke depan bagian roket, bukan dibagian tengahnya.
  5. Satukan bagian belakang botol yang masih utuh dengan bagian belakang botol yang sudah terpotong. Beri isolasi pada bagian sambungan.
  6. Buat ekor roket dengan menggunakan karton plastic. Untuk ekor roket hal – hal yang perlu diperhatikan adalah semua ekor roket harus berbentuk sama, posisinya kearah belakang roket, penyusunannya harus simetris ( 120 derajat  untuk 3 ekor, 90derajat  untuk 4 ekor ), ekornya harus lebih tipis ketika dihadapkan keatas.
  7. Tempelkan double tape pada  sayap roket. Kemudian tempelkan sayap pada bagian bawah roket. Perhatikan jarak antar sayap.
  8. Untuk bagian depan roket, padukan dengan kertas karton yang dibentuk kerucut.
  9. Sedangkan untuk bagian bawah, pasang noozle. Dan pastikan noozle tidak terlepas saat diberi tekanan.
    Setelah badan roket selesai, kita perlu mengukur kesetimbangannya. Roket yang kesetimbangannya baik akan terbang secara terarah, sedangkan roket yang tidak setimbang akan terbang secara tak menentu atau bahkan berubah arah.
    Berikut ini cara untuk menentukan kesetimbangan roket:
  1. Ikatkan tali berbentuk bundaran ditengah roket anda. Kemudian ikatkan lagi tali ke tali yang pertama tadi sehingga anda bisa mengangkat tali pertama. Geser tali ke posisi setimbang roket.
  2. Gambarkan sebuah garis lurus sepanjang skala diagram dari roket untuk menunjukkan dimana posisi pusat massanya. Tandai titik tengah dari garis tersebut. Itulah pusat massa dari roket
  3. Letakkan roket diatas sebuah karton, kemudian gambarkan bentuk roket. Potong gambar bentuk roket tersebut.
  4. Letakkan potongan gambar roket ke pengukur dan seimbangkanlah
  5. Gambarkan garis lurus sepanjang pengukur. Tandai titik tengahnya. Titik inilah perkiraan titik pusat tekanan roket.

Jika letak titik pusat massa di depan titik pusat tekanan, maka roket telah setimbang. Roket siap untuk diluncurkan. Tetapi jika letak kedua titik terlalu dekat jaraknya, tambahkan pemberat diujung roket,kemudian lakukan langkah ke 2 dan ke 3. Setelah setimbang, roket siap diluncurkan.
    Sebelum roket diluncurkan, ada baiknya roket diuji kesetimbangannya dengan tes ayunan roket. Adapun langkah – langkah tes ayunan roket antara lain :
1.    Beri plester pada ikatan roket yang tadi kita gunakan untuk mengetahui titik setimbang roket.
2.    Gerakkan roket dengan gerakan melingkar. Jika roket bergerak kearah yang dituju, maka roket telah setimbang dan siap diluncurkan. Jika tidak, tambahkan lagi pemberat pada ujung atau ganti ekor roket dengan yang lebih besar lagi. Lalu ulangi langkah – langkah menentukan kesetimbangan roket dan lakukan tes ayunan roket.

    Untuk mengoptimalkan pembuatan roket ada hal – hal yang perlu kita perhatikan antara lain :
a.    Ukuran ( volume )
    Yang perlu kita perhatikan pertama sekali adalah ukuran roket yang akan kita buat. Semakin besar volume botol badan roket maka semakin mengagumkanlah terbang roketnya.
    Volume roket menentukan jumlah energi maksimum yang dapat disimpan dalam tekanan gas. Energi terbagi kepada bagian tekanan dan volume. Ada batasan tekanan botol biasanya sekitar 5 atm atau setara dengan 75 psi, sehingga kita bisa mengatur berapa besar energi yang akan kita gunakan. Dengan sedikit trik, kita bisa menambahkan volume  dengan catatan kita juga harus menambahkan beratnya.

b.    Berat roket
    Berat roket menentukan kesempurnaan roket terbang. Semakin ringan roket semakin baik terbangnya. Sebagian pekerjaan mendisain badan roket telah dikerjakan pabrik minuman melalui botol PET. Apabila dalam tes kesetimbangan dirasakan roket kurang baik, penggantian bentuk ekor juga menjadi pertimbangan.

Untuk Presentasinya bisa di download disini

No comments :

Post a Comment

1. Terima Kasih atas kunjungan anda.
2. Setiap komentar akan kami tanggapi (Bila Ada Waktu dan Kesempatan)
3. Blog ini Do follow